Lompat ke konten
ENID— Bahasa Indonesia

Rekam jejak

Lima tahun membangun, belajar, dan meluas

Yang bermula dari satu outlet kini menjadi portofolio yang beroperasi di empat kategori bisnis. Urutan di bawah disusun agar seorang mitra atau pemodal dapat mengikuti bagaimana hal itu terjadi, bukan menerima ringkasannya begitu saja.

Sekilas

200x
Ekspansi jumlah outletPer 30 Juli 2026

Ekspansi jumlah outlet dari outlet pertama hingga hari ini.

Catatan: Merujuk pada pertumbuhan jumlah outlet. Angka ini tidak menggambarkan pendapatan, laba, penjualan gerai setara, maupun imbal hasil investasi.

9
BrandPer 30 Juli 2026

Brand yang beroperasi dalam portofolio.

4
KategoriPer 30 Juli 2026

Kategori bisnis: otomotif, makanan & minuman, kebugaran, hospitality.

Lini masa

  1. 2022Otomotif

    Dari satu outlet ke banyak kota

    Model operasi pertamanya terbukti dapat diulang. OTOPIA meluas melampaui lokasi awalnya dan mulai membangun kehadiran yang lebih luas di Indonesia.

  2. 2023Makanan & Minuman

    Masuk ke makanan dan minuman

    Growtopia melakukan diversifikasi ke F&B lewat peluncuran dan pengembangan Natsu Japanese Coffee & Ice Cream serta Warteg Karunia Bahari, membawa kemampuan grup dalam membangun brand dan berekspansi ke segmen pelanggan yang baru.

  3. 2024Otomotif

    Memperdalam ekosistem otomotif

    Dua brand otomotif baru diperkenalkan: GAS PPF, yang menghadirkan layanan coating dan paint protection film premium, serta Rocket Carwash, konsep cuci mobil ekspres yang dibangun di sekitar kemudahan dan hubungan pelanggan berbasis keanggotaan.

  4. 2025Kebugaran

    Meluas ke kebugaran dan hospitality

    Growtopia memasuki sektor kebugaran lewat Hype Padel, konsep padel berorientasi komunitas yang diposisikan pada salah satu olahraga gaya hidup yang berkembang cepat di Indonesia. Grup ini juga memasuki hospitality melalui Niva Sanctuary Bali, dengan dua vila di Ubud dan Sukawati.

Bab berikutnya adalah tentang memperkuat

Lima tahun pertama membuktikan Growtopia mampu membangun dan meluas. Yang menyusul adalah sistem yang lebih kuat, teknologi yang lebih dalam, tata kelola yang lebih disiplin, kemitraan yang lebih berkualitas, dan ekspansi selektif ke pasar baru.